Musim Panen padi/Majau
Dumu mahak.
Musim panen datang kembali masyarakat pun sibuk untuk memanen padi. Selain padi gunung ada juga yang membuat sawah. Padi gunung adalah jenis padi yang dibudidayakan dilahan kering, lereng gunung atau daratan tinggi tanpa sistem irigasi dan sepenuhnya mengandalkan air hujan. Proses penanaman dilakukan secara tradisional, dimana bibit ditebar dalam lubang-lubang tanah yang dibuat dengan tongkat kayu (nuggal). Proses panen dilakukan bergotong-royong, sering disebut tradisi senguyun. Masyarakat memotong atau membabat batang padi dengan arit. Arit atau sabit adalah alat pertanian tradisional berbentuk pisau melengkung menyerupai bulat sabit dengan gagang pegangan.
Meskipun melelahkan, keceriaan terpancar di wajah para masyarakat
dumu mahak yang memanen hasil kerja keras.
Panen padi menghasilkan beras dengan
aroma harum, tekstur pulen, dan nilai gizi yang tinggi. Tradisi ini terbukti
mampu melestarikan lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan subsistensi
keluarga peladang secara berkelanjutan.
Baca juga:
Budaya (Uman Jenai)
Budaya (Uman Jenai)